Struktur Organisasi Perusahaan Berserta Visi Dan Misi

Sabtu, November 26, 2016 Unknown 0 Comments


Visi Dan Misi Perusahaan

Ø VISI CV.Willy Colection       :
1.      Menjadikan perusahaan Clothing dan Assesoris yang professional serta memiliki kualitas standar produk Internasional maupun Dunia.
2.      Menjadikan perusahaan yang terpercaya yaitu sebuah perusahaan yang memiliki akuntabilitas dan kredibilas tinggi yang mampu merambah pasar Internasional maupun Dunia.
3.      Menjadikan perusahaan Clothing dan Assesoris yang mampu menjadi trendsetter di dalam negeri maupun luar negeri.

Ø  MISI CV. Willy Colection      :
1.      Memajukan produk Cloting dan Assesoris dalam Negri supaya lebih dikenal dan menonjol dimata Dunia.
2.      Mendukung kemajuan anak bangsa agar bisa menjadi nomor satu di dunia.
3.      Meningkatkan kualitas produk dalam negeri agar menjadi lebih baik lagi dan tetap terjaga eksistensinya dipasar Global.
Menjalankan usaha Clothing dan Asssesoris serta lainnya dan terbaru serta terintegrasi berdasarkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai komersial yang kuat.

Maksud didirikannya CV. Willy Colection itu sendiri yaitu untuk mempermudah anak muda yang lebih mengutamakan penampilannya agar mereka bisa mendapatkan barang-barang dan aksesoris yang mereka inginkan dengan kualitas terbaaik dan harga yang terjangkau.

Sumber :  

0 komentar:

Spesifikasi dan Bus Timing

Minggu, November 06, 2016 Unknown 0 Comments

1. BUS TIMING
Bagian inimenyediakan ke dalam operasi signal bus, pembacaan dan penulisan timing yang
pokok dari 8086/8088. Juga penting untuk diperhatikan bahwa kita hanya akan mendiskusikan
waktu yangmempengaruhi memori dan interfacing I/O dalam bagian ini.

1.1 OPRERASI BUS YANG POKOK



Mikroprosesor akan mengeluarkan alamat memori pada bus alamat, mengeluarkan data
untuk dituliskan ke dalam memori pada data bus, dan membuat tulisan (WR) kememori dan
IO/M = 0 untuk 8088 danM/IO = 1 untuk 8086. Jika data dibaca darimemori , mikroporsesor
akanmenghasilkan alamatmemori pada alamat bus,membuat bacaan signal memori (RD),
dan menerima data melalui data bus.

1.2 TIMING SECARA UMUM
• During T1 :
– Menempatkan alamat bus Adress/Data.
– Sinyal kontrolM/IO dan DT/R memilih memori atau masukan/keluaran, maka
address tersebut akan di latch pada bagian bus adress dan mereset secara langsung
pentransferan data pada Bus data.
• During T2 :
– 8086 meberikan sinyal RD atau WR (keduanya harus 0) dan DEN untuk penulisan
data.
– Mengaktifkan DEN memori atau I/O untuk menulis data dan membaca data.
• During T3 :
– Selama T3 memberikan ijin untuk mengakses data di memori atau I/O.
– READY merupakan akhir dari T2. Jika low, T3 melakukan proses menunggu, sebaliknya
jika Bus data merupakan akhir dari T3.
• During T4 :
– Semua sinyal bus tidak aktif danmempersiapkan bus cycle selanjutnya.
– Data yang di dapat dari pembacaan untuk di tulis.

1.3 WRITE TIMING/PENULISAN
• Memberikan address pada bus address.
• Memberikan data pada bus data.
• Melakukan penulisan (WR=0)danmengajtifkan M/IO dengan kondisi 1.


1.4 READ TIMING/PEMBACAAN
• Memberikan address pada bus address.
• Melakukan pembacaan (RD=0) dan mengaktifkan M/IO dengan kondisi 1.
• Menunggu proses pembacaan data dari memori selesai.



2 KEADAAN READY DAN WAIT
Input Ready dapat menyebabkan keadaanWait/Menunggu untukmemori yang lambat dan
komponen I/O. Keadaan menunggu (Tw) adalah periode clocking ekstra yang disisipkan
antara T2 dan T3 untuk penyebaran bus cycle. Juka pernyataan menunggu disisipkan,maka
waktu akses memori, secara normal 460 ns dengan 5 MHz clock, disebarkan dengan satu
periode clocking ke 660ns. Dalam bagian ini, kita akan mendiskusikan sirkuit sinkronisasi
Ready yang ada di dalam clock generatir 8284A, menunjukan bagaimana menyisipkan satu
atau lebih pernyataan menunggu secara selektif ke dalam bus cycle, dan menguji input Ready
dan waktu sinkronisasi yang diperlukan.

2.1 INPUT READY
Input Ready dicontohkan dalam bagian akhir T1 dan lagi, jika dapat diterapkan dalam bagian
tengah dalam Tw. Jika Ready adalah logika 0 pada bagian akhir T2, maka T3 akan di tunda
dan Tw disisipkan antara T2 dan T3. Ready Dicontohkan kemudian pada bagian tengah Tw
untukmenentukan apakah pernyataan berikutnya adalah Tw atau T3. Perlu diujikan untuk
mendapatkan logika 0 pada transisi 1-0 dari clock pada bagian akhir T2 dan untuk 1 pada
transisi 0-1 dari clock dalam bagian tengah Tw. Input Ready ke 8086/8088 mempunyai beberapa
persyaratan timing yang sulit. Diagram timing menunjukkan Ready yangmenyebabkan
satu pernyataan menunggu (Tw) lama dengan setup yang diperlukan dan membutuhkan
waktu dari sistem clock. Timing yang diperlukan untuk operasi ini dijumpai dengan sirkuit
sinkronisasi Ready internal dari generator clock 8284A. Jika 8284A digunakan untuk Ready,
input RDY (input Ready ke 8284A) akan muncul pada bagian akhir dari setiap pernyataan T.

2.2 RDY DAN 8284A
RDY adalah input ready yang disinkronisasi pada clock generator 8284A.Meskipun berbeda
dengan timing untuk input Ready ke 8086/8088, sirkuit 8284A internal menjamin keakuratan
sinkronisasi Ready yang disediakan pada 8086/8088.



3 MODE MAKSIMUM DAN MODE MINIMUM
Ada dua operasi untuk 8088 dan 8086 yaitu modeminimumdan mode maksimum . Operasi
mode minimum didapatkan dengan menghubungkan pin pilihan modeMN/MX ke tegangan
positif 5volt. sedangkan mode maksimum didapatkan dengan menghubungkan ke dasar pin
tersebut.

3.1 OPERASI MODE MINIMUM
Merupakan cara paling murah untuk mengoperasikan mikrokontroller 8086/8088. Harganya
lebihmahal sedikit karena semua sinyal kontrol untuk memori dan I/O dibuat dalam mikroprosessor.
Sinyal kontrolnya adalah sama dengan Intel 8085A, 8-bit mikroprosesor yang
paling akhir. Susunan ini memungkinkan 8086A periperal digunakan dengan 8086/8088 tanpa
pertimbangan khusus.

3.2 OPERASI MODE MAKSIMUM
Operasi mode maksimum berbeda dengan operasi mode minimum yaitu dari sisi sinyal
kontrolnya yang bersifat eksternal, sehingga memerlukan tambahan untuk mengatur bus
eksterna,l tidak cukup Pin pada 8086/8088 untuk sinyal kontrol bus selama maksimum karena
mode maksimum hanya bisa digunakan jika sistem bersisi coprosessor eksterna saja.

3.3 PENGONTROL BUS 8288
SistemMikroprosessor 8086/8088 yang dioperasikan dalam mode maksimum harus memiliki
pengontrol bus 8288 untuk menyediakan sinyal yang dihapus dari mikroprosessor tersebut
dengan mode maksimum. Kontrol bus ini berisi sinyal pisah untuk I/O dan memori.
• Sinyal yang digunakan untuk I/O (IORC dan IOWC), sedangkan untuk memeri (MRDC
danMWTC)
• Untuk penulisan memori (AIOWC) dan I/O (AIOWC) secara strobe pada INTA.

0 komentar:

Spesifikasi Perangkat Keras Mikroprosessor 8066 Dan 8088.

Minggu, Oktober 23, 2016 Unknown 0 Comments

 1 PIN OUT DAN FUNGSI PIN

1.1 PIN OUT

Pin-out dan Fungsi Pin. Secara virtual tak ada perbedaan antara mikroprosesor 8086 dan 8088-
keduanya terkemas dalam dual in-line package (DIP) 40-pin. Mikroprosesor 8086 merupakan
mikroprosesor 16-bit dengan bus data 16-bit, sementara mikroprosesor 8088 merupakan
mikroprosesor 16-bit dengan bus data 8-bit. Bagaimanapun terdapat perbedaan kecil antara
keduanya, yakni pada sinyal kontrol. 8086 memiliki pin M/IO, dan 8088 memiliki pin IO/M.
Perbedaan lainnya adalah pada pin 34 chip 8088 terdapat pin SSO sementara pada chip 8086
terdapat pin BHE/S7. Baik 8086 maupun 8088, keduanya membutuhkan catu daya sebesar
+5,0 volt dengan toleransi sebesar 10 persen. 8086 menggunakan arus catu maksimum 360
mA, sementara 8088 menggunakan arus catumaksimum340 mA.Mikroprosesor 8086 dan
8088 akan kompatibel TTL jika kekebalan terhadap noise disesuaikan menjadi 350 mV dari
nilai 400mV yang biasa.

1.2 FUNGSI PIN

• AD7-AD0 Jalur bus alamat/data 8088 yang di-multipleks pada 8088 dan berisi 8-bit LSB
dari alamat memory atau nomor port I/O. Pin-pin ini berada pada status impedansi
tinggi selama hold acknowledge.
• A15-A8 Bus alamat 8088menyediakan bit-bit alamat memory paruh atasMSB selama
siklus bus.
• A19-A16 Bit-bit alamat status di-multipleks untuk memberi sinyal (S6-S3) alamat A19-
A16 dan juga bit-bit status S6-S3. Status impedansi tinggi selama hold acknowledge.

1.3 PIN MODE MINIMUM

Operasi mode minimum merupakan cara yang paling mudah untuk mengoperasikan mikroprosesor
8086/8088. Biayanya lebih murah karena semua sinyal kontrol untuk memory dan
I/O dibangkitkan oleh mikroprosesor. Sinyal-sinyal kontrol ini sama dengan Intel 8085A,
periferal 8-bit untuk digunakan dengan 8086/8088 tanpa pertimbangan khusus.

1.4 PIN MODE MAKSIMUM

Operasi mode maksimum berbeda dengan operasi mode minimum dalam hal beberapa
sinyal kontrol harus dibangkitkan secara eksternal. Hal ini membutuhkan bus controller 8288.
Tidak ada cukup pin pada 8086/8088 untuk kendali bus selama mode maksimum karena
pin-pin baru dan fitur-fitur baru telahmenggantikan beberapa diantaranya. Modemaksimum
biasanya hanya digunakan ketika sistem berisi co-processor eksternal seperti co-processor
8087 (untuk aritmatik).

2 CATU DAYA/POWER SUPPLY DC

2.1 KARAKTERISTIK INPUT

• Set PORT sebagai input diregister DDRx (ganti x dengan A,B,C dan D sesuai port yg akan
di setting). Misal PORTC (bit PORTC.0 PORTC.7) sebagai input DDRC = 0000 0000b ;
(atau bisa ditulis 0x0h)
• Hasil membaca Pin PORT ada di register PINx Membaca data PORT : Input variabel
untuk menyimpan data input baca port C.

2.2 KARAKTERISTIK OUPUT

• Set PORT sebagai input diregister DDRx (ganti x dengan A,B,C dan D sesuai port yg akan
di setting). Misal PORTC (bit PORTA.0 PORTA.7) sebagai input DDRA = 1111 1111b ;
(atau bisa ditulis 0xFFh)
• Tulis data yang akan dikeluarkan pada register port x : Menulis data ke Por: PORTA =
1111 1010b

3 CLOCK GENERATOR

3.1 CLOCK GENERATOR 8284A

merupakan komponen tambahan microprocessor 8086/8088. Tanpa generator clock banyak
rangkaian tambahan yang dibutuhkan untuk membangkitkan clock (CLK) pada sistem yang
berbasis 8086/8088. 8284A menyediakan fungsi-fungsi atau sinyal-sinyal dasar sebagai pembangkit
clock, menyelaraskan RESET, menyelaraskan READY, dan sinyal clock peripheral level
TTL. Frekuensi operasi standard 5Mhz untuk 8086/8088 didapat dengan memasang kristal 15
Mhz ke generator clock 8284A. Keluaran PCLK terdiri dari sinyal yang compatible TTL pada
setengah frekuensi CLK. Bagian reset 8284A sangat sederhana hanya terdiri dari satu buffer
Schmitt Trigger dan satu rangkaian flip-flop tipe-D. Jika microprocessor 8086/8088 mengalami
reset, mikroprosesor ini mulai mengeksekusi perangkat lunak pada lokasimemory FFFF0H
(FFFF:0000) dengan pin interrupt request disable. RESET: Negative edge-triggered flipflop
mengunakan sinyal RESET pada 8086 dalam kondisi turun. Mikroprosesor 8086 pada pin
RESET dalam kondisi naik. Memeriksa reset timing telah melakukan masukan RESET pada
mikroprosesor berlogika 1 selama 4 pulsa pada awal diaktifkan dan 1 lebih 50us.

3.2 OPERASI 8284A OPERASIMODE MINIMUM

Operasi mode minimummerupakan cara yang paling mudah untuk mengoperasikan microprocessor
8086/8088. Biayanya lebih murah karena semua sinyal kendali untuk memory dan
I/O dibangkitkan oleh microprocessor. Sinyal-sinyal kendali ini sama dengan Intel 8085A,
peripheral 8-bit untuk digunakan dengan 8086/8088 tanpa pertimbangan khusus. Operasi
ModeMaximum Operasi mode maximum berbeda dengan operasi mode minimumdalam
hal beberapa sinyal kendali harus dibangkitkan secara external. Hal ini membutuhkan bus
controller 8288. Tidak ada cukup pin pada 8086/8088 untuk kendali bus selama mode maximum
karena pin-pin baru dan juga feature baru telahmenggantikan beberapa diantaranya.
Mode maximumbiasanya hanya digunakan ketika sistem berisi co-processor external seperti
co-processor 8087 untuk aritmatik.

4 BUS BUFFERING DAN LAUNCHING

4.1 DEMULTIFLEXING BUS

Bus alamat atau data pada 8086/8088 dilakukan multiplexing (dipakai bersama) untukmemperkecil
jumlah pin yang dibutuhkan untuk IC microprocessor 8086/8088. Karena bus-bus
microprocessor 8086/8088 dilakukan multiplexing dan kebanyakan memory dan peralatan
I/O tidak, maka sistem haruslah dilakukan demultiplexing sebelum pengantarmukaan dengan
memory atau dengan I/O. Proses demultiplexing dilakukan oleh latch 8-bit yang pulsa clock
berasal dari sinyal ALE.

4.2 SISTEM BUFFERING

Jika lebih dari 10 satuan beban terhubung ke pin bus manapun, seluruh sistem 8086 atau 8088
harus dilakukan buffer. Pin yang telah dilakukan multiplexing, telah dilakukan buffer oleh
latch 74LS373, yang dirancang untuk mengendalikan bus kapasitas tinggi yang ditemukan
pada sistemmicroprocessor. Arus output buffer telah dinaikkan sehingga lebih banyak satuan
beban TTL yang dapat dikendalikan. Keluaran logika 0 menyediakan sampai 32 mA arus sink,
dan output logika 1 menyediakan arus sumber hingga 5,2 mA.

4.3 FULL BUFFERING

penyangga penuh untuk memuat semua catatan dari meja ke dalam buffer ketika satu record
dari tabel dibaca. Dengan penyangga penuh, baik seluruh tabel dalam buffer, atau meja tidak
dalam buffer sama sekali.

4.4 HALF BUFFERING

penyangga untuk memuat separuh catatan dari meja ke dalam buffer ketika satu record dari
tabel dibaca. Dengan penyangga penuh, baik seluruh tabel dalam buffer, atau meja tidak
dalam buffer sama sekali.

4.5 BIDIRECTIONAL BUFFER

Mode ini mampu mengrim/menerima data dalamdua arah (bidirectional handshake data
transfer). Mode ini menyebabkan port A bisa berfungsi sebagai masukan sekaligus keluaran
yang dilengkapi dengan sinyal jabat tangan 5 bit dari port C sebagai kontrol port A.Mode ini
tidak tersedia untuk port B.

4.6 UNDIRECTIONAL

Mode ini mampumengrim/menerima data dalam satu arah (undirectional handshake data
transfer).

4.7 LATCHING

Latching atau penahan digunakan dengan 8086s untuk menyimpan alamat dan data, dan
digunakan sebagai pengganti register karena mereka memaksimalkan kali setup. Artinya, jika
data atau alamat mengubah internal sementara latch mengaktifkan aktif, datamelewati segera,
sementara denganmendaftar tidak akan tersedia sampai setelah jam transisi yang tepat telah
terjadi. mikroprosesor awal digunakan setiap trik yang mereka bisa untuk meningkatkan
kecepatan digunakan mereka, dan ini adalah salah satu dari mereka.

4.8 SISTEM D-LATCHING

Rangkaian yang bersifat mengingat kondisi sebelumnya seringkali dibutuhkan dalam kontrol
logic. Pada rangkaian ini hasil keluaran dikunci (latching) dengan menggunakan kontak hasil
keluaran itu sendiri, sehingga walaupun input sudah berubah, kondisi output tetap.


0 komentar:

Mikrokomputer

Minggu, Oktober 16, 2016 Unknown 0 Comments


1.      Peran Mikrokomputer pada Sistem Komputer

Cara kerja sebuah Mikroprosesor diarahkan oleh suatu program dalam kode-kode bahasa mesin yang telah dimasukkan terlebih dahulu ke dalam sebuah memori. Di dalam Mikroprosesor minimal terdiri dari rangkaian digital, register, pengolah logika aritmatika, rangkaian sekuensial. 
Peran Mikroprosesor dalam system computer adalah sebagai unit yang mengendalikan seluruh kerja sistem mikroprosesor. Beberapa fungsi lain dari mikroprosesor, antara lain :
·         Mengambil instruksi dan data dari memori. 
·         Memindahkan data dari dan ke memori.
·         Mengirimkan sinyal kendali dan melayani sinyal interupsi.
·         Menyediakan waktu untuk siklus kerja sistem mikroprosesor.
·         Mengerjakan fungsi dari operasi logika dan aritmatika.


2.      Konsep Dasar Mikrokomputer 

Mikrokomputer atau Mikroprosesor adalah sebuah CPU yang dibangun dalam sebuah single chip semiconductor. Mikroprosesor terdiri dari kalkulator yang terbagi dalam register dan ALU dan sebuah pengkode serta unit pengontrol. Contoh dari sebuah mikroprosesor adalah mikroprosesor 8080, 8086, prosesor intel 386, 486, pentium 100 Mhz, sampai dengan generasi terbaru, AMD, dll.

3.      Sejarah Perkembangan Komputer
Sejarah perkembangan komputer pada awalnya ditemukan oleh seorang ilmuan yang bernama Charles Babbage yang berhasil membuat sebuah mesin yang diberi nama Difference and Analitycal Engine. Mesin ini berfungsi untuk menghitung angka. Sejak saat itu banyak dilakukan berbagai penelitian untuk menciptakan mesin hitung yang lebih cepat dan praktis. Kemudian menculah berbagai generasi komputer yang terbagi menjadi komputer generasi 1, 2, 3, 4, dan 5.
Sejarah Perkembangan Komputer
Sejarah Perkembangan Komputer
Komputer Generasi I
Pada generasi ini komputer memekai banyak sekali tabung hampa dengan ukuran yang sangat besar hingga memenuhi satu ruangan, dan komputer ini dinamakan ENIAC (Electronic Numerikal Itegrator and Computer). Karena ukurannya yang cukup besar namun hanya bisa menyimpan data yang sedikit, maka lahirlah komputer generasi 2.

Komputer Generasi II
Penggunakan tabung hampa digantikan dengan transistor sehingga lebih menghemat tempat dan juga daya. Sejak generasi ini juga mulai bermunculan berbagai bahasa pemrograman seperti COBOL, ALGOL, dan FOTRAN. Dari segi ukuran komputer generasi II lebih kecil hanya sebejar ukuran meja kerja dan mampu menyimpan data lebih banyak. Komputer ini lebih dikenal dengan nama UNIVAV (Universal Aotomatic Computer).

Komputer Generasi III
Seiring dengan sejarah perkembangan komputer, keberadaan transistor pada generasi sebelumnya telah digantikan dengan IC, dimana IC sendiri ditemukan oleh insinyur asala Texas yang bernama Jack Kilby pada tahun 1958. Pada generasi ini juga lahir microprocessor pertama yaitu interl 4004 pada tahun 1971.

Komputer Generasi IV
Pada 1980 an muncul komputer generasi baru ditandai dengan munculnya LSI (Large Scale integration). Dimana ini merupakan peadatan ribuan IC menjadi sebuah chip. Kemudian LSI terus dikembagkan hingga lahirlah VLSI (Very Large Scale Integration).

Komputer Generasi V
Komputer masa depan saat ini sedang terus dikembangkan dan inilah generasi yang sedang kita lalui. Meskipun belum ada proyek nyata, konsep komputer generasi ke-5 memiliki kecerdasan buatan sehingga komputer akan memiliki nalar seperti manusia, dan bisa terus belajar dari pengalaman. Dan itulah sejarah perkembangan komputer dari waktu ke waktu.

4.      Sejarah Perkembangan Microprocessor
1904 : Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose Fleming (1849-1945)
1906 : ditemukan trioda hasil pengembangan dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest. Yang kemudian terciptalah tetroda dan pentode.
Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah ditemukannya komponen semikonduktor.
1947 : Transistor diciptakan di labolatorium Bell.
1965 : Gordon Moore dari Fairchild semiconductor dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik mengatakan bahwa chip semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih dari tiga dekade.
1968 : Moore, Robert Noyce dan Andy Grove menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis “INTegrated Electronics.”
1969 : Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis.
1971 : Intel meluncurkan mikroprosesor pertama di dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico Faggin.
1972 : Intel mengumumkan prosesor 8-bit 8008. Bill Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat.
1974 : Intel memperkenalkan prosesor 8-bit 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya.
1975 : Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC. Gates dan Allen sukses mengembangkan bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft Basic, untuk 8080.
1976 : Arsitektur x86 mengalami kemunduran saat Steve Jobs dan Steve Wozniak memperkenalkan Apple II computer dengan menggunakan prosesor 8-bit Motorola 6502.
1978 : Intel memperkenalkan mikroprosesor 16-bit 8086 yang kelak menjadi standar industri pada tanggal 8 Juni.
1979 : Intel memperkenalkan versi dengan harga yang lebih murah dari 8086, yaitu 8088 dengan 8-bit bus.
1980 : Intel memperkenalkan 8087 math co-processor.
1981 : IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya. Seorang eksekutif Intel kemudian mengatakannya sebagai “Kemenangan besar pertama Intel.”
1982 : IBM menandatangani Advanced Micro Devices sebagai sumber kedua Intel untuk mikroprosesor 8086 dan 8088.
1982 : Intel memperkenalkan prosesor 16-bit 80286 dengan 134.000 transistor.
1984 : IBM mengembangkan PC generasi kedua, 80286-based PC-AT. PC-AT yang menjalankan MS-DOS,
kelak menjadi standar PC selama hampir 10 tahun.
1985 : Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk fokus pada mikroprosesor, dan akhirnya ia mengeluarkan prosesor 80386, sebuah chip 32-bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan menjalankan berbagai macam program sekaligus.
1986 : Compaq Computer melambungkan IBM dengan PC yang didasarkan pada 80386.
1987 : VIA Technologies didirikan di Fremont, Calif., mereka akan mejual chip set core logic x86.
1989 : 80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta buah transistor dan built-in math co-processor.
Intel telah memprediksi pengembangan prosesor multicore suatu saat pada tahun 2000-an.
1990 : Compaq memperkenalkan server PC pertama, yang dijalankan dengan menggunakan 80486.
1993 : Transistor 3.1 juta, prosesor 66-MHz Pentium dengan teknologi superscalar diperkenalkan.
1994 : AMD dan Compaq membentuk aliansi untuk mendukung Compaq computer dengan mikroprosesor Am486.
1997 : Intel meluncurkan teknologi prosesor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi prosesor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara.
1998 : Intel memperkenalkan prosesor Celeron di bulan April.
1999 : VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan Centaur Technology, pembuat prosesor x86 dan x87 co-processor.
2000 : Debut Pentium 4 dengan 42 juta transistor.
2003 : AMD memperkenalkan x86-64, versi 64-bit dari x86 instruction set.
2004 : AMD mendemonstrasikan x86 dual-core processor chip.
2005 : Intel menjual prosesor Dual-Core pertamanya.
2006 : Dell Inc. mengumumkan akan menawarkan system prosesor berbasis AMD.
2006 : Intel Memperkenalkan prosesor core 2 duo di bulan juli.
2007 : Intel memperkenalkan prosesor core 2 quad di bulan januari.
Jenis – Jenis Prosesor
Berdasarkan pada banyaknya bit yang dikerjakan oleh ALU (Arithmatic Logic Unit), CPU dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu :
Bit Silices Processor
Perancangan cpu dengan menambahkan jumlah irisan bit (slices) untuk applikasi-applikasi tertentu. CPU jenis ini dapat pula dikatakan dengan CPU Custom.
General Purpose CPU
CPU serbaguna atau mikrokomputer dengan semua kemampuan dari mini komputer terdahulu.
I/O Processor
Prosesor khusus yang berfungsi menangani input/output request membantu prose
Dedicated/Embedded Controller
Membuat mesin menjadi smart, seperti : mesin cuci, microwave, oven, mesin jahit, sistem pengapian otomotif. Prosesor jenis ini lebih dikenal dengan mikrokontroller.

5.      Terminologi pada Mikrokomputer

Terminologi (bit)
Bit adalah singkatan dari binary digit. Bit direpresentasikan dengan nilai logika 0 dan 1.
Ukuran bit pada komputer menunjukkan jumlah bit yang dapat diproses. Sebagai contoh, sebuah komputer 32-bit dapat memproses kata sebanyak 32 bit.
8 bit = 1 byte.
4 bit = “nibble
1 kilobyte (KB) = 1024 byte
1 megabyte (MB) = 1024 KB
1 gigabyte (GB) = 1024 megabyte
1 terabyte (TB) = 1024 gigabyte
1 pentabyte (PB) = 1024 terabyte

Terminologi (ALU)
Arithmetic logic unit (ALU) adalah sirkuit digital dimana dapat melakukan operasi arimatika dan lojik di dua n-bit kata digital. Nilai dapat berupa 4, 8, 16, 32 atau 64. Sebuah grup bit dinamakan kata (words) digital. 
Arithmetic logic unit (ALU) berperan dalam melaksanakan operasi-operasi perhitungan (aritmatika) seperti pengurangan, penjumlahan, dan perkalian maupun pembagian (logika) seperti membandingkan suatu nilai bernilai nol atau tidak. ALU memiliki komponen yang disebut register. Komponen ini berupa memori khusus yang berkecepatan tinggi yang dipakai untuk menyimpan hasil-hasil sementara operasi ALU dan untuk menyimpan informasi pengendalian tertentu. Ukuran ALU didefinisikanoleh ukuran komputer. Misalnya, sebuah komputer 32-bit memiliki ALU sebanyak 32-bit.

Terminologi (Address)          
Address, adalah sebuah pola dengan nilai 1 dan 0, yang merepresentasikan lokasi spesifik dari sebuah memori atau perangkat I/O. Micoprosssor 8-bit memiliki 16 baris address, dan 16 baris ini dapat menghasilkan 216 address yang unik. 16-bit address dimulai dari 0000000000000000 sampai dengan 1111111111111111, menghasilkan 65536 kombinasi address yang berbeda.

Terminologi (ROM & RAM)
Read-only memory (ROM) adalah jenis memory yang hanya bisa dibaca saja. Disediakan oleh vendor computer dan berisikan program atau data. ROM bersifat nonvolatile, konten di dalam ROM akan tetap eksis meskipun tidak ada aliran listrik.
 Random access memory (RAM) adalah jenis memory yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan mempunya sifat bisa mengingat data/program selama terdapat arus listrik (komponen hidup). Selain itu, RAM dapat menyimpan dan mengambil data dengan cepat. RAM bersifat volatile, dibutuhkan aliran listrik untuk menyimpan konten.

Terminologi (Register)
Register dapat ditinjau sebagai media penyimpanan yang volatile untuk beberapa bit. Bit ini dimungkinkan diatur ke dalam register secara bersamaan (parallel) atau sekuensial (serially) dari kanan ke kiri, atau kiri ke kanan, 1 bit pada satu satuan waktu.
Sebuah register 8 bit yang menyimpan bit 11110000

Terminologi (Bus)
Bus dapat dibayangkan sebagai suatu jalan atau saluran. Bus berperan sebagai tempat data melintas dari suatu komponen ke komponen yang lain. Terdapat tiga macam lintasan bus, yaitu:
·         Bus data berfungsi untuk melewatkan data dari dan ke memory utama.
·         Bus alamat digunakan untuk mengirimkan isyarat yang menyatakan alamat dalam memori utama.
·         Bus pengendali berfungsi untuk mengirimkan isyarat yang menyatakan data “dibaca” atau “ditulis” dari atau dan ke memori utama, piranti masukan, atau piranti keluaran.

Bus memiliki karakteristik yang disebut lebar bus (jumlah bit yang dapat dilintaskan dalam sekali waktu) dan kecepatan bus (menyatakan kecepatan data yang dapat disalurkan dalam bus). Lebar bus dinyatakan dengan satuan bit kecepatan bus dinyatakan dengan satuan MHz.
Bus diartikan sebagai serangkaian konduktor (atau kabel) dengan jumlah tertentu, yang diorganisaskan untuk menyediakan layanan komunikasi antar elemen yang berbeda-beda di dalam sistem microcomputer. Normalnya sebuah micoprocessor memiliki sebuah address bus, data bus dan control bus. Instruksi dari memory dan datamenuju/dari memory biasanya ditransfer melalui data bus.Sinyal kontrol control signal bus. Bus-bus kadangkala berkerja secara bidirectional ,yaitu informasi bisa ditransmisikan di kedua arah. Namun, biasanya bus bekerja di satu arah dalam satu waktu.

Terminologi (Instruction Set)
Instruction set dari sebuah mikroprosessor adalah daftar perintah yang didesain untuk dieksekusi. Instruksi yang umum adalah ADD, SUBTRACT dan STORE. Jika sebuah mikroprosessor mempunyai alokasi 3 bit untuk merepresentasikan instruksi, maka mikroprosessor akan mengenali maksimum 23 atau 8 instruksi yang berbeda.

Terminologi (Clock)
Microcomputer membutuhkan sinkronisasi terhadap semua komponen pendudukungnya, ini dapat dijalankan dengan bantuan clock atau timing circuits.

Terminologi (Chip)
Chip adalah sebuah paket integrated circuit (IC) yang mengandung sirkuit digital.

Terminologi (Gate)
Gate atau gerbang adalah operator lojik seperti AND, OR dan NOT.

Terminologi (Speed power product)

Speed power product (SPP) adalah ukuran performa dari gerbang logika (logic gate), satuannya adalah picojoule (pJ). SPP didapat dari perkalian antara kecepatan (nS) dan power dissipation/pemborosan energi (mW) pada sebuah gerbang (gate).


0 komentar: